Umum

[Review] Jabra Evolve2 75, ANC superior dan mikrofon lengan boom untuk pekerjaan hybrid

[Review] Jabra Evolve2 75, ANC superior dan mikrofon lengan boom untuk pekerjaan hybrid

Jabra Evolve2 75

Saat bekerja dari rumah atau dengan model hybrid, perangkat kerja perlu didukung dengan teknologi tepat guna. Hal ini penting agar dapat bekerja secara fleksibel di mana saja dan tetap produktif.

Dimulai dengan laptop yang tidak hanya bekerja cepat, laptop untuk pekerja hybrid juga harus portabel, dapat digunakan seumur hidup, dan memiliki kualitas webcam yang baik. Agar segala bentuk komunikasi online berjalan lancar, headset sebagai pendamping laptop menjadi perangkat wajib.

DailySocial Gadget hadir dengan headset terbaru dari Jabra yaitu Evolve2 75. Headset ini hadir untuk memenuhi tuntutan tren pekerjaan hybrid, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal sangat padat untuk rapat virtual atau online.

Evolve2 75 dijual dengan harga Rp 6 juta dan menawarkan fitur unggulan seperti Active Noise Cancellation (ANC) dan mikrofon boom yang tersembunyi dengan baik. Saya telah menggunakannya selama sekitar satu minggu untuk mendukung pekerjaan dari rumah. Berikut ulasan lengkap Jabra Evolve2 75.

Konektivitas Ganda

Ketika Jabra Evolve2 75 pulang, saya bersiap untuk menghubungkan headset ini ke smartphone dan laptop. Berkat fitur konektivitas ganda, Evolve2 75 kini dapat terhubung ke keduanya secara bersamaan. Sangat mudah.

Memasangkan dengan smartphone Android adalah proses yang sangat sederhana karena mendukung Google Fast Pair. Saya juga menginstal aplikasi Jabra Sound+ di ponsel cerdas saya untuk menyesuaikan level ANC dan mengakses fitur lanjutan lainnya.

Untuk terhubung ke laptop, cukup colokkan dongle USB-A yang disertakan dalam paket penjualan dengan jangkauan nirkabel hingga 30 meter atau melalui Bluetooth tanpa adaptor tetapi dengan pengalaman terbatas. Kami membutuhkan adaptor ini untuk dapat menggunakan fungsionalitas penuh dari perangkat lunak Jabra Direct PC.

Saya juga menginstal Jabra Direct di laptop saya, secara default ada beberapa tab seperti Device, Bluetooth, Update, Settings, Feedback dan Help. Pada tab Perangkat, opsi ini menunjukkan status koneksi headset dengan berbagai aplikasi konferensi video yang didukung. Di laptop saya, Evolve2 75 mendukung penuh Microsoft Teams dan Zoom.

konsep

Didesain untuk meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan hybrid, ukuran headset dengan desain on-ear ini cukup ringkas dan ringan, dengan berat hanya sekitar 197 gram. Perangkat Evolve2 75 yang saya uji adalah varian Microsoft Teams dengan warna hitam yang terlihat ramping dan dilengkapi dengan dongle USB-A dan dudukan pengisi daya.

Ini memiliki penutup telinga kulit imitasi yang ergonomis. Bantalan telinga menggunakan teknologi busa ganda untuk meningkatkan aliran udara dan mengurangi tekanan pada telinga untuk kenyamanan berjam-jam.

Desainnya ramping dengan lengkungan dan lapisan ikat kepala, yang menahan headset dengan aman di tempatnya. Desain bantalan telinga Evolve2 75 juga dikatakan meningkatkan kinerja ANC untuk memaksimalkan kenyamanan tanpa mengorbankan masalah suara.

Di earcup kanan terdapat tombol khusus dengan logo Microsoft Teams di tengahnya. Boom mikrofon yang dapat ditarik, lampu indikator yang disebut Busylight dengan visibilitas 360┬║ dan tiga tombol untuk menyesuaikan volume, trek berikutnya/sebelumnya, dan putar/jeda.

Earcup kiri memiliki tombol “HearThrough”, yang memungkinkan Anda mendengar suara di sekitar tanpa harus melepas headset. Lalu ada tombol power dan Bluetooth, port USB-C, dan lampu indikator. Cangkir telinga dapat diputar 135 derajat dan Jabra telah memasangnya dengan kantong khusus untuk penyimpanan dan portabilitas yang mudah

Sumber :