rekomendasi-film
Pendidikan

15 Rekomendasi Film Untuk Belajar Bahasa Inggris

3 contoh film inggris, buat kalian yang ingin belajar bahasa inggris seperti orang inggris

rekomendasi-film

Banyak orang berpikir bahwa belajar bahasa Inggris adalah hal yang sulit. Padahal, ada banyak hal di sekitar kita yang bisa dijadikan media pembelajaran. Film, misalnya, merupakan salah satu media pembelajaran yang paling menyenangkan. Dengan menonton film, teman-teman IBI belajar banyak hal sekaligus. Ini termasuk pemahaman mendengarkan, berbicara, dan pengucapan bahasa Inggris yang benar (pronunciation).

Kali ini IBI mengulas 3 contoh film Inggris yang bisa teman-teman IBI gunakan jika ingin belajar bahasa Inggris seperti orang Inggris asli.

Masa keemasan dan kehancuran

Film 2005 oleh sutradara Joe Wright didasarkan pada novel dengan nama yang sama oleh Jane Austen. Pride and Prejudice menceritakan kisah keluarga Bennet yang tinggal di daerah pedesaan di Inggris. Keluarga Bennet memiliki lima anak perempuan, yaitu Jane Bennet, Elizabeth Bennet, Mary Bennet, Lidya Bennet, dan Kitty Bennet.

Jane (Rosamund Pike) dan Elizabeth (Keira Knightley) adalah putri tertua dalam keluarga. Dalam film ini, Jane digambarkan sebagai putri tercantik di keluarga Bennet, yang memiliki sikap pemalu. Sekali waktu, Jane bertemu dengan seorang pemuda dari keluarga kaya bernama Charles Bingley (Simon Woods) di sebuah pesta dansa. Karena rasa malunya, Jane tidak berani menunjukkan bahwa dia sebenarnya tertarik pada Bingley. Demikian pula, Bingley enggan menghubungi Jane karena dia merasa Jane tidak tertarik padanya.

Fokus cerita kemudian beralih ke saudara perempuan Jane, Elizabeth. Malam itu sambil menari, Bingley hadir bersama pasangannya Fitzwilliam Darcy (Matthew Macfadyen). Di pesta itu, Darcy bertemu Elizabeth dalam obrolan kecil. Kesan pertama Elizabeth tentang Darcy adalah pria yang dingin dan arogan.

Namun sejak pertemuan itu, keduanya diam-diam saling naksir. Cerita kemudian berlanjut dengan konflik cinta antara Elizabeth dan Darcy dan Jane dan Bingley. Konflik yang muncul dalam film ini umumnya disebabkan oleh prasangka dan kekeraskepalaan masing-masing karakter. Dengan setting Inggris kuno, film ini menyuguhkan sisi romansa yang polos namun sangat menarik untuk diikuti.

2. Teori segalanya

The Theory of Everything adalah film yang diangkat dari kisah nyata fisikawan Inggris terkenal bernama Stephen Hawking. Stephen adalah seseorang yang sangat luar biasa tetapi telah menderita masalah kesehatan sejak masa mudanya. Kesehatannya berangsur-angsur memburuk, sehingga Stephen akhirnya lumpuh dan hanya bisa duduk di kursi roda. Kisah hidupnya menjadi menarik setelah mantan istrinya Jane Hawking menulis sebuah buku berjudul Traveling to Infinity: My Life with Stephen, yang menceritakan kisah rumah tangga mereka.

Jane adalah wanita pertama yang menikahi Stephen dan membimbing jalur karirnya untuk menjadi ilmuwan terkenal seperti sekarang ini. Meskipun Stephen lumpuh, Jane adalah istri yang setia dan selalu bersamanya. Bagaimana Stephan menjalani hidupnya? Dengan segala keterbatasannya, bagaimana ia bisa menjadi ilmuwan terkenal?

Diperankan oleh Eddie Redmayne sebagai Stephen Hawking dan Feliciy Jones sebagai Jane Hawking, film ini mendapat pengakuan atas peran Eddie yang mampu memerankan Stephen yang sebenarnya.

3. Rosie sayang

Rosie Dunne (Lily Collins) dan Alex Stewart (Sam Claflin) adalah teman masa kecil. Rumah mereka berdekatan sehingga mereka selalu bersama dalam berbagai kesempatan. Sejak kecil, Alex senang menceritakan mimpi anehnya pada Rosie.

Perasaan nyaman antara Rosie dan Alex membuat persahabatan mereka tumbuh hingga mereka berdua tumbuh dewasa. Setelah lulus dari sekolah menengah, Rosie dan Alex memutuskan untuk mengejar impian mereka untuk belajar di Amerika.

Rosie ingin belajar manajemen hotel sedangkan Alex ingin belajar kedokteran. Alex dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke Boston dan belajar kedokteran di Universitas Harvard. Sayangnya, Rosie harus membatalkan perjalanannya ke Amerika karena saat itu dia sedang mengandung bayi. Rosie memutuskan untuk tinggal di Dublin.

Persahabatan Anda kemudian diuji oleh jarak dan waktu. Tak disangka, perpisahan itu justru menambah fakta bahwa keduanya mencintai lebih dari sekedar teman. Baik Rosie maupun Alex, keduanya memiliki perasaan sejak lama. Perjalanan yang mereka lalui untuk mempertahankan hubungan dan menemukan cinta sejati adalah konflik yang diangkat dalam film ini. Disutradarai oleh Christian Ditter, cerita dalam film ini diangkat dari novel berjudul Where Rainbows End karya Cecelia Ahern.

Ini adalah 3 contoh film Inggris yang bisa teman-teman IBI gunakan untuk belajar. Selain menghibur dengan cerita yang menarik, film-film ini juga disajikan dengan gaya komunikasi Inggris yang sesungguhnya. Banyak keberuntungan.

Sumber :