Sifat Zat Beserta (Contoh Perubahan Fisika dan Kimia)

sifat-zat

sifat-zat

Pada pembahasan materi kali ini kita akan mempelajari mengenai sifat suatu zat dan contoh perubahan kimia dan perubahan fisika pada suatu zat.  Apakah diantara kalian sudah mengetahui sifat-sifat zat? Serta contoh perubahan kimia dan fisika pada suatu zat. Nah pada pembahasan kali ini akan dijelaskan secara detail mengenai sifat dan perubahan kimia.

 

Suatu zat memiliki sifat khas yang membedakan dengan zat lain. Sifat yang dimiliki suatu zat meliputi sifat fisika dan sifat kimia. Sifat kimia berhubungan dengan kemampuan untuk berubah membentuk zat lain. Sedangkan sifat fisika dapat dengan mudah dipahami dan diukur.

1. Sifat Fisika Zat

Sifat fisika suatu zat adalah ciri khas yang dimiliki suatu zat,tetapi tidak berhubungan dengan pembentuan zat baru. Sifat ini dapat diketahui dari hasil pengamatan dan pengukuran. Sifat fisika zat antara lain sebagai berikut

a. Kelarutan

Kelarutan adalah kemampuan suatu zat untuk melarut dalam suatu pelarut. Contohnya grama dapat larut dalam air.

b. Kekerasan

Untuk menentukan keras lunaknya suatu zat dapat diukur dengan skla mohs yang disebut kekerasan. Kemampuan zat untuk bertahan terhadap goresan juga dapat disebut kekerasan. Contohnya intan yang memiliki kekerasan lebih tinggi dibandingkan dengan emas.

c. Kemagnetan

Kemagnetan merupakan kemampuan suatu logam untuk dipengaruhi medan magnet. Jenis logam yang dapat ditarik oleh medan magnet dengan baik disebut feromagnetik, contohnya besi. Jenis logam yang kurang dapat ditarik oleh medan magnet disebut parametik, contohnya aluminium. Sedangkan jenis logam yang menolak medan magnet disebut diamagnetik, contohnya emas.

 

d. Titik lelah

Suhu terendah saat suatu zat mulai melelah(zat padat menjadi zat cair) disebut dengan titik lelah. Contohnya titik leleh emas 1.064,18 C

e. Daya hantar

Kemampuan suatu zat menghantarkan arus listrik atau panas disebut dengan daya hantar listrik atau daya hantar panas. Zat yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik disebut konduktor. Sedangkan zat yang sulit menghantarkan arus listrik disebut isolator.

f. Titik didih

Suhu terendah saat suatu zat mulai berubah wujud dari cair menjadi gas disebut dengan titik didih.

g. Rasa

Tanggapan indera perasa(lidah) terhadap rangsangan saraf. Contohnya rasa manis dimiliki oleh gula, rasa asin dimiliki oleh garam.

h. Wujud zat

Zat dapat mengalami perubahan wujud karena pengaruh suhu. Zat dapat berwujud padat, cair, dan gas.

i. Warna

Warna berhubungan dengan warna yang dipantulkan oleh permukaan zat ke mataa. Contohnyaarang berwarna hitam,

j. Bau

Bau yang ditimbulkan oleh gas yang dikeluarkan oleh suatu zat. Contohnya hidrogen sulfida berbau menyengat, sedangkan oksigen tidak berbau.

 

2. Sifat Kimia Zat

Sifat kimia adalah karakteristik suatu zat yang berhubungan dengan interaksi zat tersebut dengan zat lainnya sehingga terbentuk zat baru. Sifat kimia zat antara lain sebagai berikut

a. Kereaktifan

Kereaktifan merupakan mudah atau tidaknya suatu zat bereaksi dengan zat lainnya. Contohnya besi yang mudah bereaksi dengan oksigen menjadi karat besi.

b. Keterbakaran

Keterbakaran adalah sifat dapat atau tidaknya suatu zat terbakar. Contohnya kertas dapat dibakar sehingga berubah menjadi gas dan abu, sedangkan air tidak bisa dibakar.

c. Daya lonisasi

Daya lonisasi merupakan mudah tidaknya suatu zat mengalami  lonisasi menjadi partikel-partikel bermuatan listrik saat dilarutkan dalam air.

d. Pembusukan

Pembusukan adalah terjadinya peristiwa membusuknya suatu zat akibat reaksi kimia. Contohnya sampah edaunan membusuk menjadi pupuk kompos.

 

3. Perubahan kimia

Perubahan kimia merupakan perubahan materi yang menghasilkan zat baru dan tidak dapat kembali ke zat semula. Terjadinya perubahan kimia disebabkan oleh:

1.Terjadi akibat adanya pembakaran
2. Terjadi akibat adanya pencampuran zat
3. Terjadi akibat adanya aliran listrik
4. Terjadi akibat pencampuran dua zat atau lebih yang menghasilkan jenis zat baru

Beberapa contoh perubahan kima:

  1. Singkong yang menjadi tape
  2. Beras yang menjadi nasi
  3. Kayu/kertas yang dibakar
  4. Daun kering yang diproses menjadi pupuk
  5. Logam besi yang berkarat
  6. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bemotor

 

4. Perubahan Fisika

Perubahan fisika merupakan ciri khas yang dimiliki oleh suatu zat, tetapi tidak berhubungan dengan pembentukan zat baru.contoh perubahan fisika:

  1. Contoh Perubahan fisika karena perubahan bentuk

Contohnya

– kayu yang diubah menjadi kuris, meja, lemari.

– aluminium yang diubah menjadi teko, sendok, panci

– kain yang diubah menjadi baju, celana

  1. Contoh Perubahan fisika karena perubahan wujud

-Embun terjadi karena uap air di udara melepaskan panas dan
menjadi air.

-Es yang berwujud padat jika dibiarkan di tempat terbuka akan

-Air jika dipanaskan akan berubah wujud menjadi uap.

-Kapur barus jika dibiarkan di tempat terbuka akan menyublim
menjadi gas.

  1. Contoh Perubahan Fisika karena Perubahan Ukuran

Contoh: biji kopi digiling menjadi serbuk kopi. Sifat kopi tidak berubah, yang berubah hanya ukurannya.

  1. Contoh Perubahan Fisika karena Pelarutan

Dalam proses  perubahan fisika karena pelarutan. Contohnya perubahan fisika karena pelarutan adalah proses membuat kopi. Rasa kopi setelah dilarutkan dalam air tetap sama atau tidak berubah. Contoh lainnya seperti melarutkan gula dalam air, melarutkan sari jeruk nipis dengan air dingin.

 

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/